Langsung ke konten utama

manusia itu unik :D

Menurut teori Jung struktur kepribadian manusia itu ada 9. Dari sekian banyak artikel dan buku yg susah di mengerti akhirnya aku menyimpulkan ini. Ini sedikit dari yang aku tau...

Menurut Jung manusia itu terdiri dari 9 struktur kepribadian, yaitu:

1. Kesadaran (ego)
     Ego di sini adalah jiwa sadar yang terdiri dari persepsi-persepsi, ingatan-ingatan, pikirang-pikiran, dan perasaan-perasaan sadar. Ego adalah membuat segala sesuatu yang sengaja kita ingat. Ego atau kesadaran inilah yang membuat identitas dan kontinuitas seseorang.

2. Ketidaksadaran Persona
     Ketidak sadaran persona adalah ingatan-ingatan yang sudah kita coba tekan atau hilangkan. Namun pada saat-saat tertentu ingatan atau kenangan itu muncul kembali tanpa kita sadari.

3. Ketidaksadaran Kolektif
     Ketidakaadaran kolektif adalah peninggalan dari nenek moyang kita dalam bentuk ingatan yg tidak kita sadari.

4. Persona (topeng)
  Topeng tidak selamanya buruk, justru manusia membutuhkan topeng untuk kelangsungan hidupnya. Manusia butuh topeng untuk mengikat silaturahmi.

5. Atketipe
      Arketipe adalah suatu bentuk pikiran (ide) universal yang mengandung unsur emosi yang besar manusia, setiap manusia memiliki emosi. Bahkan orang yang paling sabarpun pernah marah ataupun menangis.

6. Anima animus
     Anima adalah sisi feminin pada pria, sedangkan arkhetipe adalah sisi maskulin pada wanita. dan setiap pria/wanita memiliki animus.

7. Self
    Self disini dimaksudkan sebagai tujuan hidup, karena tiap manusia memiliki tujuan hidup masing-masing.
 
8. Sikap
     Jung membedakan dua sikap kepribadian, yaitu ekstovert dan intovert. Ekstovert, adalah kepribadian yang terbuka, dan identik dengan dunia luar. Sementara Intovert, adalah kepribadian yang tertutup.

9. Shadow
    Shadow adalah sisi gelap dalam kepribadian manusia. Setiap manusia memiliki sifat kebinatangan, dan setiap mausia memiliki sifat jahat. 

Nah uddah tau kan kalo manusia itu unik? so jangan berhenti bersyukur yaa ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setetes Air & Lilin Kecil ♥

     Malam itu hujan rintik membasahi halaman rumah tua yang berada di pinggiran kota. Saat itu hujan cukup lebat sehingga membuat seisi kota sangt gelap. Terlihat sebuah jendela besar dengan bingkai kayu di pinggirnya. Di antara kaca bening yang cukup tipis itu terlihat setetes air yang menempel di bagian luar jendela dan sebatang lilin kecil dengan api yang bergoyang-goyang. "hai.." ucap setetes air itu setelah meluncur turun di kaca dan berhenti tepat di depan api lilin itu. "ha-haii" ucap api kecil itu. "hmm, di sini hangat" balas titik air itu. "iya, aku selalu memberikan cahaya dan kehangatan untuk siapapun di sekitarku. Jawabnya lantang sambil tersenyum.     "Kalau kau menerangi dan menghangatkan siapapun disekitarmu, apa sebenarnya yang bisa aku perbuat?" tanya titik air itu, dia berfikir dan terus berfikir. Waktu telah berlalu cukup lama, namun air itu tidak berhenti berfikir. Dia mengarahkan pandangannya pada api kecil itu. ...

Manisnya Persahabatan ♥

Apasih tali persahabatan itu?      Persahabatan adalah pertautan jiwa yang berjumpa dalam keriangan. Saat jiwa bertaut dengan jiwa yang lain, jiwa memperoleh kesenangan dan kebahagiaannya. Jiwa pun mendapatkan tempat untuk menumpahkan semua keluh kesahnya dan menjadikannya ringan dan terbang bebas.      Jiwa membutuhkan teman karena jiwa berasal dari satu kesatuan. Jiwa-jiwa sebelumnya pernah bersatu dalam sebuah alam yang mahaluas dan tak berbatas. Di sana jiwa-jiwa iyu saling mendekap dan akrab.      Jiwa-jiwa di negerinya yang abadi tidak pernah disentuh dan dirasuki kebencian dan keirian. Jiwa-jiwa itu saling menyayangi dan mengasihi.      Sahabat hadir untuuk menemani jiwa menapaki jalan-jalan menuju kesempurnaan. Menuju pada pendewasaan dan kematangan jiwa. Pada jiwa yang dipenuhi dengan kemuliaan dan keagungan.      Sahabat akan meringankan beban yang memberati punggung jiwa. Sahabat akan memberik...

Sama seperti pohon itu...

Seorang ibu bertanya pada anak lelaki-nya yang baru duduk di bangku TK. “Nak, apa cita-citamu?” si anak memandangi ibunya dengan ekspresi yang penuh tanya “apa itu cita-cita?” tanyanya dengan mata yang berbinar-binar. "kamu ingin menjadi apa saat kamu besar nanti?” jawab Ibunya dengan mencubit lembut pipi anaknya. “Aku ingin menjadi pohon! Yang besar dan kokoh!” teriaknya sambil mengepalkan tangan kanannya lalu diangkatnya tinggi-tinggi. Ibunya tertawa, “kenapa pohon?” tanyanya lagi. “Aku akanberdiri sendiri. Aku akan ada di hamparan ladang yang luas. Ya! Aku akan ada di antara rumput yang bergoyang bu!” ucapnya dengan penuh semangat sambil merentang-rentangkan tangan menggambarkan luasnya ladang yang ada di angan-angannya.“Lalu apa yang akan kamu lakukan sebagai pohon?” tanya ibunya dengan menyunggingkan senyuman yang tak hilang sama sekali dari bibirnya. “aku memang paling terlihat dan diam bu, tapi aku akan mendengar nyanyian rumput-rumput itu, menyimpankan air untuk ru...